ZAGREB - Aksi
penjahat cyberyang menyerang situs pemerintah bukan lagi hal
asing. Terkini, pihak berwenang di Kroasia berhasil menangkap empat orang yang
diduga bertanggungjawab
atas serangkaian serangan cyber terhadap
sejumlah situs, termasuk milik pemerintah dan polisi Kroasia.
Dilansir Softpedia, Kamis (18/7/2013), Dnvnik.hr melaporkan bahwa komputer yang digunakan keempat tersangka telah disita. Perwakilan polisi setempat mengatakan, kelompok hacker itu diduga merupakan warga Kroasia dengan usia antara 16 dan 25 tahun. Mereka juga diduga merupakan bagian dari gerakan Anonymous.
Aparat penegak hukum mulai memantau kelompok hacker itu setelah menggunakan jejaring sosial mengumumkan niat mereka menargetkan situs-situs pemerintah dan Kementerian Dalam Negeri Kroasia. Sampai saat ini, penyelidikan masih berlangsung.
Adapun tahun ini, hacker Anonymous telah mempublikasikan dua pernyataan video yang mengancam otoritas Kroasia. Video pertama dipublikasikan pada 4 Januari dan kedua pada 8 Maret, tak lama setelah polisi menyerang sekelompok pengunjuk rasa.
Dilansir Softpedia, Kamis (18/7/2013), Dnvnik.hr melaporkan bahwa komputer yang digunakan keempat tersangka telah disita. Perwakilan polisi setempat mengatakan, kelompok hacker itu diduga merupakan warga Kroasia dengan usia antara 16 dan 25 tahun. Mereka juga diduga merupakan bagian dari gerakan Anonymous.
Aparat penegak hukum mulai memantau kelompok hacker itu setelah menggunakan jejaring sosial mengumumkan niat mereka menargetkan situs-situs pemerintah dan Kementerian Dalam Negeri Kroasia. Sampai saat ini, penyelidikan masih berlangsung.
Adapun tahun ini, hacker Anonymous telah mempublikasikan dua pernyataan video yang mengancam otoritas Kroasia. Video pertama dipublikasikan pada 4 Januari dan kedua pada 8 Maret, tak lama setelah polisi menyerang sekelompok pengunjuk rasa.
RSS Feed
Twitter
6:54 PM
Ughang Duge

Posted in 

0 komentar:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.