Friday, August 16, 2013

Liverpool - Manajer Everton, Roberto Martinez, mengakui bahwa dirinya membutuhkan waktu untuk mencapai hasil yang diharapkan pihak klub. Saat ini, fokusnya adalah mengenal lebih jauh The Toffees dan para pendukungnya.

Everton mengalami masa transisi pada musim ini, dengan Martinez menggantikan David Moyes. Nama terakhir ditunjuk Manchester United untuk menggantikan manajer legendaris Sir Alex Ferguson yang pensiun.

Kedatangan Martinez diiringi dengan ekspektasi publik Everton untuk setidaknya mengulangi prestasi musim lalu yakni finis di posisi keenam klasemen akhir. Namun, untuk meraihnya, pria 40 tahun ini meminta para pendukung untuk bersabar.

"Setiap kali di mana Anda ingin mengubah berbagai hal, itu akan membutuhkan sedikit waktu. Saya sedang mencoba untuk memahami apa yang para pendukung inginkan dan melihat melalui DNA Everton dan itu penting bagi saya," kata Martinez seperti dikutip Sky Sports.

"Saya pikir kami sangat bagus dalam berbagai hal tapi untuk meraih sesuatu Anda perlu tampil menjadi luar biasa dan itu butuh waktu. Ketika Anda mencoba untuk mengambil langkah berikutnya, diperlukan kesulitan dengan mencapai perubahan. Jika tidak, Anda tidak akan pernah mendapatkan manfaatnya," tambahnya.

"Yang dibutuhkan hanyalah kesabaran dan kebersamaan dalam memahami masa-masa yang akan kami lewati. Tapi di waktu bersamaan, kita tetap mampu menikmatinya dan memastikan kami masih kompetitif dan bertekad memenangi pertandingan," kata Martinez.


Everton akan mengawali kiprahnya di Premier League musim ini dengan bertandang ke markas Norwich City, Sabtu (17/8/2013).
London - Sebagai seorang pelatih, Jose Mourinho terhitung sudah kenyang pengalaman dan pernah mencicipi empat liga berbeda. Mourinho menyebut Liga Primer Inggris sebagai habitat alaminya.

Mourinho pernah sukses di Portugal bersama Porto, kemudian menyeberang ke Inggris dan menukangi Chelsea. Dari Chelsea, dia melanjutkan kariernya di salah satu raksasa Italia, Inter Milan, di mana dia mengantarkan klub tersebut meraih treble pada tahun 2010.

La Liga menjadi kompetisi berikutnya yang dicicipi Mourinho. Tiga tahun bekerja untuk Real Madrid, pria yang kini berusia 50 tahun itu memberikan tiga trofi.

Pada musim panas ini, Mourinho kembali dipercaya memanajeri Chelsea. Petualangan jilid keduanya bersama The Blues akan resmi dimulai pada Minggu (18/8/2013) besok, ketika timnya menjamu Hull City di Stamford Bridge.

"Saya melihat diri saya sebagai seseorang yang harusnya berada di kompetisi ini. Ini adalah kompetisi favorit saya," aku Mourinho yang dikutip Sky Sports.

"Saya bisa bilang begitu karena saya punya pengalaman di tiga negara lainnya, jadi saya dalam kondisi baik untuk mengatakan bahwa ini adalah kompetisi favorit saya dan negara favorit saya untuk bekerja. Saya pikir saya berada di habitat alami saya."

"Saya ingin mengatakan kepada semua orang di negara ini yang pergi ke sepakbola setiap akhir pekan, saya adalah salah satu dari mereka. Saya mencintai negara sepakbola ini dan saya ingin mencoba memberikan sukacita kepada semua orang."

"Saya mencintai sepakbola. Saya menantikan hitam putihnya sepakbola, ketidakpastian di setiap pertandingan, setiap hasil, siapa yang akan menang, siapa yang akan masuk empat besar? Saya mencintai itu, jadi mari kita pergi ke sana."

Mourinho mengatakan, dirinya yang sekarang berbeda dengan dirinya ketika pertama kali tiba di Stamford Bridge pada tahun 2004 silam. Dia mengaku sudah lebih matang.

"Saya pikir saya lebih baik daripada sebelumnya. Pengalaman membantu kita untuk jadi lebih baik, khususnya para manajer. Kami tidak seperti para pemain, yang kadang-kadang terkena efek negatif perubahan usia. Saya cuma ingin dipandang sebagai seseorang yang memberikan segalanya untuk klub ini dan Premier League," ujarnya.


"Saya ingin mengembangkan para pemain saya dan memberi kontribusi untuk klub saya, bukan hanya dalam cara yang egois, tapi juga untuk memberi klub sebuah kondisi yang bukan hanya untuk besok, tapi untuk jangka panjang."
Helath - Komunikasi sangat diperlukan untuk mempertahankan hubungan, khususnya bagi pasangan yang telah lama berpacaran. Namun semakin lama bersama, komunikasi justru jadi jarang dilakukan karena kesibukan, rasa jenuh dan lainnya. Untuk mengatasi krisis komunikasi dalam hubungan, berikut ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan, seperti yang dilansir dari She Knows.

1. Jadi Pendengar yang Baik
Dalam komunikasi yang baik, sangat penting untuk saling mendengarkan dan mengerti keinginan lawan bicara. Bukan sekedar mendengar, namun fokus pada makna pembicaraan. Semakin Anda bisa saling mendengarkan, semakin baik pula komunikasi yang terbina.

2. Saling Terbuka
Jika Anda tidak bisa mengungkapkan perasaan dengan jujur pada pasangan, maka komunikasi yang efektif, memecahkan masalah, dan kedekatan hubungan, akan sulit direalisasikan. Memang tidak mudah untuk terbuka dan jujur mengenai perasaan Anda, namun kejujuran akan membantu Anda dan pasangan memiliki kualitas hubungan yang lebih baik lagi. Selain itu, mengungkapkan apa yang Anda pikirkan bisa membuat hubungan makin dekat dan lebih saling mengenal.

3. Buat Waktu yang Berkualitas
Padatnya jadwal sehari-hari dapat membuat intensitas komunikasi pasangan makin berkurang. Untuk itu, cobalah Anda menyisakan sekitar 15-20 menit tiap harinya untuk benar-benar melakukan diskusi, baik itu membahas tujuan masa depan, masalah pribadi atau mendebatkan sesuatu. Menjadwalkan waktu yang berkualitas dengan pasangan adalah langkah penting untuk membuat komunikasi tetap hidup.

4. Menggali Lebih Dalam
Ketika Anda telah lama bersama, membuka topik percakapan yang menarik menjadi hal yang tidak mudah. Dibandingkan menanyakan seuatu yang jawabannya hanya 'ya' atau 'tidak', lebih baik mulailah dengan pertanyaan terbuka. Misalnya saja memperdebatkan berita terbaru, atau merencanakan liburan. Topik apapun yang memicu rasa ingin tahu dan membuat percakapan terus mengalir.
Jakarta: Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2014 diharapkan mencapai 6,4 persen. Hal tersebut disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidato pengantar keterangan pemerintah atas RUU tentang APBN 2014 dan Nota Keuangannya di Gedung MPR/DPR RI Jakarta, Jumat (16/8) sore. Asumsi inflasi, nilai tukar rupiah terhadap dollar, suku bunga, harga minyak mentah, dan lifting minyak bumi dan gas bumi menjadi butir lain yang tekankan Presiden RI.

Laju inflasi pada tahun 2014 akan dijaga pada kisaran 4,5 persen. Hal ini dilaksanakan dengan pembauran kebijakan fiskal dan moneter yang tepat sambil diikuti usaha untuk tetap menjamin kelancaran dan ketersediaan kebutuhan masyarakat, serta kebijakan ketahanan pangan. Nilai tukar rupiah, Presiden menambahkan, akan dijaga pada kisaran 9750 rupiah terhadap satu dollar Amerika Serikat. “Melalui kebijakan moneter yang berhati-hati, kita menjaga stabilitas ekonomi dan stabilitas tingkat nilai tukar rupiah yang realistis,” ujar Presiden SBY.

Untuk asumsi suku bunga, pemerintah akan terus menjaga kesehatan fundamental ekonomi dan fiskal, agar instrumen Surat Utang Negara tetap memiliki daya tarik yang tinggi bagi investor. “Asumsi rata-rata suku bunga Surat Perbendaharaan Negara (SPN) 3 bulan, disusun pada tingkat 5,5 persen,” Kepala Negara menjelaskan.

Poin kelima terkait asumsi harga minyak mentah Indonesia (ICP) dengan mempertimbangkan berbagai faktor utama, asumsi rata-rata harga minyak mentah Indonesia ada pada angka 106 dollar Amerika Serikat per barel.

Terakhir, asumsi lifting minyak mentah dan lifting gas bumi, pemerintah memperkirakan lifting minyak mentah mencapai 870 ribu barel per hari, sementara lifting gas bumi mencapai 1.240 ribu barel setara minyak per hari. “Beberapa tahun terakhir ini, kapasitas produksi kedua sumber daya alam itu menunjukkan penurunan, terutama disebabkan faktor usia sumber yang semakin kurang produktif. Namun demikian, Pemerintah terus berupaya untuk mengatasinya,” Presiden RI mengatakan.

Pada bagian lain pidatonya, SBY menyampaikan total anggaran pendapatan negara sebesar Rp 1.662,5 triliun dan jumlah belanja negara sebesar Rp 1.816,7 triliun, maka RAPBN tahun 2014 direncanakan oleh pemerintah tetap ekspansif. “Dengan defisit anggaran sebesar Rp154,2 triliun atau 1,49 persen terhadap PDB. Jumlah defisit anggaran dalam RAPBN tahun 2014 tersebut lebih rendah bila dibandingkan dengan target defisit anggaran dalam APBNP tahun 2013 yang mencapai 2,38 persen dari PDB,” Presiden SBY menjelaskan.

Penurunan defisit anggaran ini penting dilakukan untuk mewujudkan anggaran yang lebih sehat dan berimbang di masa yang akan datang. Langkah ini, SBY menambahkan, merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga kesinambungan fiskal, namun tetap memberikan ruang bagi ekspansi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Sebagai Kepala Pemerintahan yang insya Allah akan mengakhiri tugas di akhir Oktober tahun depan, saya tidak ingin memberikan beban kepada Presiden pengganti saya beserta pemerintahan yang dipimpinnya untuk membiayai defisit anggaran,” ujar Presiden SBY.

Pemerintah akan menggunakan sumber-sumber pembiayaan baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Langkah itu diambil dengan tetap berorientasi pada pembiayaan yang terjaga dan berkelanjutan, serta dengan menjaga resiko fiskal yang minimal. “Sumber utama pembiayaan dalam negeri akan tetap berasal dari penerbitan Surat Berharga Negara (SBN), sedangkan sumber pembiayaan luar negeri berasal dari penarikan pinjaman luar negeri berupa pinjaman program dan pinjaman proyek,” kata SBY.

Pemerintah mengupayakan penurunan rasio utang terhadap PDB pada akhir tahun 2014 menjadi sekitar 22-23 persen. Angka ini jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan pemerintah negara-negara berkembang lainnya, yang mencapai 33 persen terhadap PDB. “Rasio utang pemerintah terhadap PDB yang rendah itu menjadi salah satu indikasi semakin kuatnya struktur ketahanan fiskal nasional. Hal ini juga sejalan dengan upaya kita untuk mencapai kemandirian fiskal yang berkelanjutan,” SBY menegaskan.


Upaya ini memberi dampak kepada perbaikan peringkat utang pemerintah yang saat ini telah berada pada posisi investment grade. Untuk mempertahankan posisi itu, pemerintah senantiasa menjaga pengelolaan utang yang hati-hati, transparan, dan kredibel, sesuai dengan standar internasional. (dit)
Liputan6.com, Jakarta : Jepang menyerah pada Sekutu, Selasa 14 Agustus 1945. Sebelumnya, Hiroshima dan Nagasaki dihajar bom atom. Puluhan ribu orang meregang nyawa. Tak ada pilihan lain.
Para pemuda mendesak agar sesegera mungkin. Bung Karno terlihat hati-hati. Suasana tegang. Banyak pemuda yang membawa senjata: pisau, golok, bahkan senapan.

Salah seorang pemuda, entah siapa, mengejek Bung Karno,"Barangkali Bung Besar kita takut. Barangkali dia melihat hantu dalam gelap. Barangkali juga dia menunggu-nunggu perintah dari Tenno Heika."

Seorang pemimpin pemuda, Wikana, mendekat. "Revolusi berada di tangan kami sekarang dan kami memerintah Bung. Kalau Bung tidak memulai revolusi malam ini, lalu..." kata Wikana sebagaimana diceritakan dalam Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia.

"Lalu apa?" kata Sukarno dengan suara keras. Ia bangkit dari kursi, amarahnya naik ke kepala. Ia melanjutkan, "Jangan aku diancam. Jangan aku diperintah. Engkau harus mengerjakan apa yang kuingini. Pantanganku untuk dipaksa menurut kemauanmu."

"Ini kudukku. Boleh potong...ayo! Boleh penggal kepalaku...tapi jangan kira aku bisa dipaksa untuk mengadakan pertumpahan darah yang sia-sia, hanya karena hendak menjalankan sesuatu menurut kemauanmu," teriak Bung Karno seperti dikisahkan kembali dalam otobiografi yang disusunnya bersama penulis AS, Cindy Adams, itu.

Suasana sontak senyap. Para pemuda dirundung perasaan campur-aduk: takut, marah, kaget, juga bingung. Tak ada yang buka suara.

Bung Karno kembali bicara. Kali ini, dengan tenang. "Yang paling penting di dalam peperangan dan revolusi adalah saatnya yang tepat. Di Saigon, saya sudah merencanakan seluruh pekerjaaan ini untuk dijalankan tanggal 17."

"Mengapa justru diambil tanggal 17? Mengapa tidak sekarang saja atau tanggal 16?" tanya Sukarni, salah seorang tokoh pemuda yang lain.

"Saya seorang yang percaya pada mistik....Angka 17 adalah angka keramat, 17 adalah angka suci....Al Quran diturunkan tanggal 17. Orang Islam sembahyang 17 rakaat dalam sehari. Mengapa Nabi memerintahkan 17 rakaat, mengapa tidak 10 atau 20 saja? Oleh karena kesucian angka 17 bukanlah buatan manusia," ujar Bung Karno.

Ia melanjutkan, "Pada waktu saya mendengar berita penyerahan Jepang, saya berpikir bahwa kita harus segera memproklamirkan kemerdekaan. Kemudian saya menyadari, adalah Kemauan Tuhan bahwa peristiwa ini akan jatuh di hari-Nya yang keramat. Proklamasi akan diumumkan tanggal 17. Revolusi menyusul setelah itu."


Pertemuan selesai. Para pemuda meninggalkan rumah tersebut. Pada Kamis 16 Agustus dinihari, mereka kembali datang. Terjadilah "Peristiwa Rengasdengklok" yang masyhur itu. (Yus)

Thursday, August 15, 2013

JAKARTA -  Konstruksi Indonesia 2013 diharapkan dapat menjadi ajang mempersiapkan daya saing sektor jasa konstruksi dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN pada 2015.  

Dukungan dan partisipasi aktif para pemangku kepentingan jasa konstruksi nasional menjadi penting untuk peningkatan daya saing tersebut. 

Demikian dikatakan Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Hermanto Dardak, kepada pers di Jakarta, Kamis (15/8). 

Hermanto menyebutkan, penyelenggaraan Konstruksi Indonesia 2013 yang telah memasuki dekade kedua dapat dinilai sebagai momentum tepat dalam menumbuhkan apresiasi terhadap peran industri dan jasa konstruksi dalam perkembangan perekonomian dan sosial budaya. 

Dikatakan, menumbuhkembangkan kepercayaan dan kebanggaan masyarakat terhadap kemampuan pelaku konstruksi nasional dalam menghasilkan produk-produk infrastruktur merupakan ajang meningkatkan kompetensi dan profesionalisme para pelaku konstruksi nasional. 

“Selain itu hal tersebut juga dapat menjadi ajang promosi dalam rangka membangkitkan investasi dan gairah konstruksi nasional,” lanjutnya. 

Konstruksi Indonesia telah diselenggarakan sejak 2003. Acara ini diharapkan menjadi sarana informasi dan komunikasi dunia konstruksi Indonesia. 

Pada tahun ini Konstruksi Indonesia mengangkat tema Mempersiapkan Daya Saing Konstruksi Indonesia Menghadapi Era Masyarakat ASEAN. 

Kepala Badan Pembinaan (BP) Konstruksi Kementerian PU, Hediyanto Husaini, di tempat yang sama, mengatakan, pihaknya  optimistis pelaku jasa konstruksi Indonesia mampu bersaing dengan pelaku dari negara Asia Tenggara lainnya. 

Dia menjelaskan, di masa lalu Indonesia telah memiliki pengalaman bekerja di negara lain seperti pada saat membangun jalan tol pertama di Malaysia dan jalan tol di Manila, Filipina. 

“Saya yakin kita dapat memenangi persaingan kalau hanya untuk kelas ASEAN, contohnya ada puluhan ribu tenaga kerja (jasa konstruksi) kita di Malaysia, jumlah tersebut sustain dan tidak pernah berkurang,” terang Hediyanto. 

Hediyanto  mengatakan, dalam waktu dekat Indonesia juga akan memasuki pasar jasa konstruksi Myanmar. Kedua negara telah memiliki kesepakatan Indonesia akan membangun pabrik pre-cast dan membangun permukiman berbiaya murah. 

Namun Dia mengakui masih perlu upaya-upaya nyata untuk meningkatkan daya saing kita tersebut. 

Peningkatan tersebut antara lain berupa pemberian pelatihan kepada pekerja konstruksi nasional maupun dukungan pembiayaan dari perbankan nasional untuk modal kontraktor nasional bekerja di mancanegara. [E-8]
JAKARTA -  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Jumat (16/8), dijadwalkan menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka hari ulang tahun kemerdekaan RI ke-68 dalam sidang bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung MPR/DPR RI Jakarta.

Pidato kenegaraan dalam rangka hari ulang tahun kemerdekaan RI tersebut direncanakan mulai berlangsung pada pukul 09.00 WIB.

Selain itu, pada pukul 14.30 WIB Presiden juga dijadwalkan akan menyampaikan pidato Pengantar /Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2014 disertai nota keuangan dalam sidang bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung MPR/DPR RI.

Sebelumnya, terkait nota keuangan yang akan dibacakan Presiden, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2014 pemerintah akan memanfaatkan ruang fiskal yang lebih luas untuk belanja infrastruktur.

"Presiden aja belum bicara, tapi yang jelas ada fiskal yang lebih baik, ada dana untuk ruang fiskal yang lebih besar untuk belanja infrastruktur, terutama infrastruktur pedesaan dan sebagainya," kata Hatta di Kompleks Istana Presiden Jakarta, Selasa (13/8).

Ia mengatakan penataan dan juga penghematan anggaran pada 2014 akan lebih baik dibandingkan sebelumnya.

"Jadi lebih baik penataannya. juga belanja untuk katakanlah yang bisa di cut lebih proporsional, misal belanja barang yang tidak terlalu mengikat, bepergian perjalanan dinas lebih proporsionalkan, lebih banyak belanja modal," paparnya.

Ia menambahkan, "belanja barang yang tidak terkait langsung dengan belanja modal kita hemat. Kalau misalkan gedung yang tidak perlu masih ada ya jangan, lebih baik untuk belanja infrastruktur." Hatta juga mengatakan pada 2014 nanti akan mulai berlakukan BPJS atau Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.

"Program perlindungan sosial kita lebih baik dan ingat akan dimulainya 2014 BPJS, jadi lebih baik penataannya," tegasnya.[Ant/L-8]